Home

Kamis, 09 Mei 2019

BAB 3 IMAN KEPADA HARI AKHIR

BAB 3
IMAN KEPADA HARI AKHIR

A.    Pengertian Iman kepada Hari Akhir
Rukun iman ada enam macam. Rukun iman yang kelima adalah iman kepada hari akhir (hari kiamat). Sebagai orang Islam kita wajib mempercayai bahwa hari akhir tersebut pasti datang. Pernahkah kalian mendengar ramalan bahwa hari Kiamat akan terjadi tahun 2012? Apa pendapatmu tentang ramalan itu? Percayakah kalian bahwa dunia ini akan hancur? Jika kalian percaya, maka kalian sudah iman kepada hari akhir. Iman kepada hari akhir adalah mempercayai bahwa seluruh alam dan segala isinya, termasuk manusia akan hancur. Iman kepada hari akhir merupakan sesuatu yang wajib kita percayai. Hal ini sesuai dengan firman Allah swt. yang berbunyi sebagai berikut:




Artinya: “Dan sungguh, (hari) Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.”  (Q.S. al-Hajj/22: 7) Berdasarkan firman Allah swt. tersebut, bahwa hari kiamat pasti akan datang. Hanya waktunya kapan itu merupakan rahasia Allah dan tidak seorang pun yang mengetahuinya. Sebagaimana firman Allah swt. dalam surah al-A‘raf ayat 108:
 





Artinya: “Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, “Kapan terjadi?” Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia.” (Q.S. al-A‘raf/7: 187).
A.    Ayat-Ayat Al Quran Tentang Hari Akhir
Sudah beberapa ayat yang menerangkan tentang hari kiamat/ hari akhir kamu baca. Berikut ini ayat-ayat lain yang menjelaskan tentang hari akhir, yaitu:

 











 Artinya: “Hari Kiamat. Apakah hari Kiamat itu? Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti laron yang beterbangan. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan. (Q.S. al-Qari‘ah/101: 1-5). Ayat di atas menggambarkan tentang kepastian datangnya hari kiamat dan gambaran betapa dahsyatnya peristiwa hari kiamat itu.
A.    Proses Kejadian Kiamat Sugra dan Kubra Seperti Terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadis
1.      Kiamat sugra atau kiamat kecil, yaitu peristiwa rusaknya sebagian alam seperti matinya sebagian makhluk hidup, rusaknya lingkungan alam, gunung meletus, gempa bumi, dan lain-lain.
2.      Kiamat kubra atau kiamat besar, yaitu rusaknya seluruh alam semesta beserta isinya. Pada peristiwa itu tidak ada satu makhluk pun ciptaan Allah swt. yang tidak rusak atau hancur. Semua binasa dan berubah menjadi alam akhirat. Sebagaimana firman Allah swt. dalam surah al-Haqqah ayat 13–15 yang artinya: “Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan. Maka pada hari itu terjadilah hari Kiamat. Setelah malaikat meniup sangkakala, semua makhluk hidup mengalami ajalnya kecuali Allah swt. yang kekal selama-lamanya.
3.      Peristiwa kiamat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kiamat sugra dan kiamat kubraKematian makhluk Allah swt. merupakan salah satu bentuk kiamat kecil sangat parah. Rasulullah saw. menjelaskan mengenai kejadian kiamat sebagai berikut: “Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar r.a, berkata: Rasulullah saw. bersabda bahwa pada hari kiamat Allah swt. melipat langit kemudian menggegamnya dengan tangan kanan lalu berfirman: Akulah raja! Dimanakah orang yang gagah perkasa? Di manakah orang yang menyombongkan diri? Kemudian Allah swt. melipat bumi dengan tangan kiri-Nya lalu berfirman: Akulah Raja! Di manakah orang gagah perkasa? Di manakah orang yang menyombongkan diri?” (H.R. Al-Bukhari/6863; Muslim/4995).
Dari hadits Rasulullah saw. di atas kita mengetahui betapa kecilnya manusia-manusia yang ketika di dunia mengaku perkasa dan bersikap sombong akhirnya menemui siapa yang sesungguhnya perkasa dan berhak sombong yaitu Allah swt.
 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar